REPORTASEPAPUA.COM – Bertempat di Aula Kerja Bersama Polres Waropen, telah dilaksanakan Kegiatan Deklarasi Kesepakatan Bersama Dalam Rangka Menjaga Papua Tanah Damai Di Kabupaten Waropen.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan Doa Pembuka oleh Anggota BP Am Sinode Wilayah IV Pdt. H. W. D. Kakiay, S.Th.

Kapolres Waropen, Dalam Sambutannya Mengaku Sangat Mengapresiasi kepada semua pihak yang telah hadir dan berkomitmen untuk Kabupaten Waropen yang aman, damai dan sejuk serta telah menjaga Kabupaten Waropen hingga saat ini tetap kondusif.

“Kegiatan Deklarasi Damai ini merupakan komitmen Pimpinan Polri untuk menciptakan Sitkamtibmas di Papua yang aman dan damai, agar Masyarakat dapat melakukan aktifitasnya seperti biasa dan untuk membangun Papua yang lebih baik kedepannya. Polres Waropen, bersama TNI, berkomitmen menjaga sitkmtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Waropen,” Tutur Kapolres.

Sementara itu Wakil Bupati Waropen juga mengatakan damai itu mahal sehingga perlu dijaga melalui pendidikan yang baik dengan nasionalisme dalam berbangsa dan bernegara.

“Kabupaten Waropen dapat menjadi contoh cinta damai di Papua. Orang Papua harus mengetahui sejarah, sehingga tidak perlu ada aksi-aksi yng ingin memisahkan diri dari NKRI, mari kita bangun Kabupaten Waropen yang lebih baik agar dapat dinikmati oleh semua masyarakat, apresiasi kepada Kapolres Waropen yang menginisiasi adanya Deklarasi Damai ini,” Tegas Wabup.

Ketua FKUB Kabupaten Waropen juga menilai baik dan berikan apresiasi kepada Kapolres Waropen yang telah melakukan Deklarasi Damai ini, agar para Pendeta dan Ustadz, dapat menyerukan cinta damai di tempat ibadahnya, pada setiap khotbahnya dan mari kita tetap jaga kerukunan beragama di Kabupaten Waropen yang telah terjalin baik selama ini.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Deklarasi Kesepakatan Damai Bersama oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Waropen, dan ditirukan oleh seluruh peserta Deklarasi, yang berbunyi, Kami Warga Negara Republik Indonesia Di Tanah Papua Dengan Beragam Suku, Bahasa, Agama, Dan Adat Istiadat Bersepakat Menyatakan:

  1. Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Di Tanah Papua;
  2. Hidup Berdampingan, Rukun, Damai, Dan Penuh Kasih Sayang;
  3. Sepakat Tidak Terpengaruh Oleh Isu-Isu Yang Tidak Benar;
  4. Sepakat Menolak Separatis Dan Radikal Di Tanah Papua.

Hadir dalam kegiatan Kapolres Waropen AKBP. Supraptono, S.Sos., M.Si, Wakil Bupati Waropen Hendrik Wonatorei, S.Sos, Pabung Kodim 1709/YW Mayor. Inf. Made Anjaya, Sekda Kab. Waropen Melianus E. Aiwui, S.E., M.M, Wakil Ketua II DPRD Kab. Waropen Antonius Rumboisano, Anggota BP Am Sinode Wilayah IV Pdt. H. W. D. Kakiay, S.Th, Ketua FKUB Kab. Waropen Pdt. Otto Satia, S.Th, Ketua MUI Kab. Waropen Ustadz. Hermanto, S.H.I, Ketua Dewan Adat Waropen Markus Buinei, Ketua LMA Kab. Waropen Barend Agaki, S.H, Ketua Klasis GKI Waropen Pdt. Sola Gratia Kurni, S.Th, Ketua GPdI Wilayah Waropen Pdt. Markus Maniburi, S.Th, Ketua Stasi St. Yoseph Waropen Paula Minipko, Kepala Kantor Kemenag Kab. Waropen Jhon Paulus Pabassing Ketua Ikamal Kab. Waropen Ruben Rehali, Ketua KKSS Kab. Waropen Nathan Simunapendi, Kepala Suku Besar Serabawa Sanggei Nicholas Wonatorei, Kepala Suku Saponi Botawa Yakob Moreni, Ketua PWKI Kab. Waropen/Tokoh Perempuan Veronica Dedaida, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan tokoh Masyarakat. (REDAKS/ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here